Showing posts with label culturepolice. Show all posts
Showing posts with label culturepolice. Show all posts

Tuesday, January 19, 2010

heaven is where heart stays

Dunia Kami

Hidup di desa dikatakan sulit,
Keliling getah dan kelapa sawit,
Bersimpang siur sungai dan parit,
Tanam merah, jalan sempit.
Simpang empat, markas perempit.

Mengenal dunia bersama rakan,
Meracik ayam dan melaga ikan,
Menjala udang mendayung sampan,
Biji kacang, senapang papan.
Sehingga senja berperang di hutan.

Masih kami ingat lagi dahulu,
Awal pagi dikejutkan oleh ibu,
Dicubit di punggung dipaksa keluar kelambu,
Air paip yg sejuk mengigit-gigit pipi gebu,
Baju putih, seluar biru, makan cucur, minum susu.

Kami masyarakat yg hormatkan waktu senja,
Waktu jingga yg dilarang berkerja dan berjaja,
Bukan spt org2 mereka yang ketika itu masih bermain dan bersahaja.
Yg muda melongok dihadapan peti kaca yg dipuja,
Yg tua keparat melangut menghirup kopi sejuk di keliling meja.

Hidup tenang walau makan kurang,
Hidup aman walau harta lubang,
Bersatu padu tiada yg curang,
Yg salah sama dilarang,
Yg jaya sama digirang

Kami sayangkan sekolah kayu setingkat
Kami cintakan padang takraw bersimen kasar dan likat,
Kami gembira dgn padang bola sepak yg sopaknya padat,
Kami erat berkumpul di balai raya reput,
Kami bertoleransi dgn jalan tanah merah semput.

Disinilah dunia kami,
Tanah dimana kami mula bernadi,
Dan bila smpi masanya nanti,
Biarlah tanah ini tempat kami bersemadi.

Sunday, October 4, 2009

not blind, but just lost the torch

Diam,
misterinya indah,
satu perbuatan seribu makna,
boleh bermaksud setuju boleh bermaksud sebaliknya,
barangkali jujur barangkali bersalah.

Dengan Diam,
percayalah,sebuah perkahwinan mungkin terbina,
dengan diam sebuah penceraian terjadi.
berdiam biasa melengahkan penyelesaian,
tapi bisa mungkin juga penyelesaian terbaik.

Tetapi,
Diam juga kadang kala minta dipujuk,
kadang kala minta dibiarkan bersendiri,
sesekali bermaksud tanda pemberontakan,
tanda protes dan ancaman.

Diam bila perlu,
Jangan berdiam jika perlu,

Thursday, August 13, 2009

Dont only read or listen to a story, write one.

Perasaan. Semua orang merasainya dan merasakannya.
Manakala perkataan adalah penerangan atau perumpamaan yang cuba menggambarkan sesuatu dan merealisasikan situasi bergantung kepada betapa cerdik dan jelas penggunaannya.
Perasaan itu sangat indah, terlalu cantik, begitu mengerikan, jua mungkin menakutkan.
Sungguh pun begitu, perkataan tidak selalunya tepat atau benar seperti yang dimahukan dalam menyampaikan kerana penggunaan perkataan itu sendiri yang kurang upaya dalam keberkesanan menyampaikan konteks sebenar perasaan.


Lesson: Go to school. Stop hating your Literature Teacher.

Tuesday, April 22, 2008

Thank you, Come again, pleaseee

Last Friday, I was assigned as the cashier at my workplace.

There were two drunken girls came around 12:30am. I bet they were from a party since one of them wearing a tight policeman top and even tighter skirt. The other one, smell like she’s wearing a ‘beer perfume’, was wearing a sexy costume that I could not recognize.

Girl 1: Hi..

Me: Hey..

Girl 1: Beef Burrito

Me: Aite

As I was swiping her Meal Plan ID, her friend, Girl 2 tried to pull up her tube top but her action only make it worse. Her top fell down and more than half of her boobies were exposed.

Girl 1: Hey (as she pointed her finger at the displayed breasts)

Girl 2: Sorry.. (as she pulled her top up and grinned at me)

Me: Narr, You are good. (After speechless for 3 second and then grinned). Enjoy the rest of your night.

Girl 1 and 2: You toooo..

Sunday, March 30, 2008

let she be either Bjork or Giada deLaurentiis

It was sometimes back in 1999, when i was in form 2.
one night, i slept on my other side of the pillow i guess,
but somehow it fucked my shoulder up.
the next morning, i got this bitching pain in my neck and right shoulder, man.
it was so painful that i can't even look to my right.

so, later that evening, my lovely mom took me to this masseuse.(btw, she was an old woman who has less teeth than fingers altogether not the hot foxy with fingers of feathers)
after i sat and greeted her, she asked me to take my shirt off.
and then she sat behind me and start massaging.
as she massaging she chatted with my mom.you know, women stuffs.
i just listened and try my best to comply.

then she stopped as she found out i got this small mole at my right shoulder.
she said to me.
"ni ade taik lalat kat bahu ni.biasanya orang taik lalat kat bahu ni kawen ngan janda."
"heheh" i grinned as my mum burst to laugh.



janda pon jandalah kan.klu janda/cougar/milf umor 42 macam Bjork?